TOKYO GHOUL: RE MENGALAMI GANGGUAN DALAM PRODUKSI FILMNYA

Membuat sebuah seri anime memang bukanlah pekerjaan yang mudah. Karena selain kita membutuhkan kinerja ahli yang bisa bekerja sesuai deadline, maka dari pihak studio juha harus mengeluarkan kocek yang cukup fantastis besar hingga mencapai miliaran rupiah hanya untuk menyelesaikan satu episode saja. Permasalahan ini tidak hanya dihadapi oleh beberapa studio kecil saja, beberapa seri anime terbaru yang populer seperti Tokyo Ghoul:re sepertinya juga sedang menghadapi jalannya produksi yang juga berantakan.

Kecurigaan ini dimulai saat para fans yang berhasil menyadari bahwa jadwal penayangan Tokyo Ghoul:re yang semakin tidak konsisten, apalagi jalan cerita yang dipresentasikan di tiap episode juga berbeda alur dengan adaptasi manganya. Berdasarkan informasi dari salah satu fans di Twitter, storyboard dari episode 7-10 ternyata hanya dikerjakan oleh satu artist yaitu Toshinori Watanabe. Sementara sisa dua episode lainnya akan diambil alih oleh cabang lain dari studio animasi yang berpusat di Korea Selatan.

Saat ini Studio Pierrot sendiri lebih mengutamakan serial Black Clover dan Boruto: Naruto Next Generations, jadi penyebab jalannya produksi yang berantakan bisa saja dikarenakan pengalihan fokus kepada dua seri ini. Terlepas dari jadwal penayangan yang masih belum konsisten, setidaknya season terbarunya akan terus berlangsung hingga 24 episode dengan lebih banyak jalan cerita yang tercover.

Bagi kamu yang masih asing dengan seri anime ini, Tokyo Ghoul:re sendiri ini mengambil latar cerita dari peristiwa pembantaian dari Ghoul dua tahun yang lalu. Karakter utama di seri ini yang tak lain adalah Sasaki Haise, yang tidak lain adalah anggota organisasi CCG sekaligus pemimpin dari skuat khusus yang beranggotakan pengguna Quinque yang handal. tapi mungkin banyak fans sudah bisa menebak dari dari ceritanya ,kalau Haise sebenarnya adalah Kaneki Ken yang ternyata mengalami amnesia setelah berhadapan dengan Kishou Arima. Dari sinilah perjuangan Kaneki yang sebenarnya dimulai, dimana dia harus berhadapan dengan fakta pahit mengenai jati dirinya sebagai Ghoul hingga reuni emosional dengan karakter lama seperti Touka Kirishima.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*